Aku ingin teriak
Tapi aku tak bisa
Aku ingin berlari
Tapi aku takut terjatuh
Aku ingin berenang
Tapi aku takut tenggelam
Aku hanya bisa menangis
Tentang hidupku dan kamu
Yang kucinta,
Sebesar itukah bencimu ?
Bahkan kau tak dapat sembunyikan getarnya
Dimanakah cintamu ?
Adakah ia tersesat ?
Kala aku menangis dalam pelukanmu
Kini tinggal hujan dan dingin merangkulku
Yang kucinta,
Dimana cintamu ?
Adakah ia tersesat ?
Bilakah kau kembalikan mentari ke wajahku
Dan laut seakan surut
Awan hitam bahkan enggan bergolak
Ketika kau disampingku
Yang kucinta,
Dimana cintamu ?
Adakah ia tersesat ?
Yang membawaku terbang bersama langit
Bersama burung
Bebas bersamamu
Namun hanya tetes airmata tersisa dariku
seakan kau curi semuanya
bahkan bulan enggan menatapku
Yang kucinta,
akankah kau kembalikan mentariku ?
**i found this new poem last night and … it’s … pretty … ironic ?
